Peluang Usaha Bisnis Logistik Yang Belum Banyak Orang Tau

WartaNitizen – Pada masa pandemi seperti sekarang ini, ternyata ada satu jenis bisnis yang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Bahkan pertumbuhannya mencapai 100 persen. Puncak tertinggi pertumbuhan bisnis logistik yang mencapai tingkat pertumbuhan hingga 400 persen terjadi pada September 2020. Hal ini sesuai dengan peningkatan 69 persen layanan e-commerce dan marketplace selama pandemi Covid-19 di Indonesia, berdasarkan data dari konsultan manajemen RedSeer.

Apa yang dimaksud dengan bisnis logistik?

Bisnis logistik adalah bisnis yang mengurusi pengelolaan pergerakan barang dari satu titik ke titik akhir, yaitu konsumen atau tempat konsumsi, dalam rangka memenuhi kebutuhan antara produsen dan konsumen. Konsumen menginginkan kecepatan dan keamanan barang pesanannnya, begitupun dengan produsen.

Bisnis logistik merupakan salah satu industri yang berkembang sangat pesat. Lonjakan ini tidak terlepas dari perubahan tren dan gaya hidup masyarakat yang semakin memanfaatkan teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, pemesanan dan pembelian barang melalui toko online yang otomatis membutuhkan jasa logistik untuk pengirimannya.

Apa saja perusahaan logistik?

Singkatnya, perusahaan logistik adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa antar. Baik itu jasa untuk mengantarkan dokumen, barang belanjaan atau apapun. Bisa berupa barang yang sangat sederhana seperti surat, dokumen penting, hingga barang yang dengan volume dan ukuran besar seperti batu bara dan lain-lain.

Berikut beberapa contoh perusahaan logistik bertaraf Nasional dan Internasional ;

  1. DHL (Jerman)
  2. UPS (Amerika Serikat)
  3. FedEx (Amerika Serikat)
  4. SNCF (Perancis)
  5. PT Angkasa Pura Logistik (Indonesia)
  6. Dakota Cargo (Indonesia)
  7. Pandu Logistics (Indonesia)

Pertimbangan sebelum memulai perusahaan logistik

Berdasarkan data dari berbagai sumber, diketahui peningkatan bisnis logistik bisa mencapai angka 50%, sedangkan laba yang diperoleh pada 2021 akan mencapai 100% dari tahun sebelumnya. Tak heran jika banyak orang yang tertarik untuk memulai sebuah perusahaan logistik. Namun, sebelum memulai perusahaan logistik, sebaiknya pertimbangkan dulu faktor-faktor berikut.

1. Ketahui pangsa pasarnya

Kenali target pasar yang akan dituju secara detail dan menyeluruh. Kami menyarankan untuk membangun koneksi di kawasan industri agar lebih mudah dan operasional logistik tetap berjalan lancar.

2. Kembangkan rencana bisnis yang terperinci

Sebelum memulai perusahaan logistik, Kamu  perlu menyiapkan rencana yang detail dan terperinci untuk referensi menjalankan perusahaan logistik. Buat rencana atau rencana bisnis yang mencakup rencana modal dan keuangan, strategi pemasaran, produk layanan yang ditawarkan, deskripsi perusahaan, dan sebagainya.

3. Perjanjian kerjasama dengan operator dan pelanggan

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bekerja dengan operator dan pelanggan. Transporter adalah pihak yang menyediakan armada untuk transportasi logistik, sedangkan pelanggan biasanya adalah perusahaan manufaktur atau operator toko online. Perhatikan dan bacalah semua poin perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga dengan seksama agar tidak terjadi kasus hukum di kemudian hari.

4. Modal

Kamu  perlu memiliki modal untuk memulai dan mengembangkan perusahaan logistik. Hitung modal yang dibutuhkan. Jika Kamu  membutuhkan modal untuk membangun perusahaan logistik, Kamu  dapat mengajukan pinjaman dari Investree yang berlisensi dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Ajukan pinjaman sesuai kebutuhan Kamu  di industri logistik. Tim Investree melakukan analisis dan persetujuan. Jika kemudian pinjaman kamu disetujui, maka otomatis pinjaman Kamu akan ada di daftar usaha yang memerlukan tambahan modal di investree. Selanjutnya, para pemberi pinjaman yang tertarik bisa langsung mendanai proyek Kamu.

Investree adalah jembatan yang mempertemukan Kamu  sebagai peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender). Selain prosesnya yang sederhana dan cepat, Kamu  mendapatkan bunga dan biaya yang kompetitif berdasarkan sistem penilaian kredit modern mulai dari 1% per bulan. Daftar sekarang di Investree dan kembangkan bisnis logistik Kamu .

5. Lokasi kantor

Untuk memudahkan pelanggan menggunakan layanan logistik Kamu , lokasi kantor harus jelas dan tidak ambigu. Lokasi kantor yang jelas menunjukkan bahwa bisnis logistik Kamu  tidak palsu. Sebaiknya pilih lokasi kantor yang mudah dijangkau dan dijangkau pelanggan.

6. Izin Usaha atau Lisensi

Untuk menghindari masalah hukum, perusahaan logistik harus memiliki izin. Menurut Permenhub Republik Indonesia Tahun 2015 nomor 74/78/146, nomor 130 tahun 2016 dan nomor 47 tahun 2017, perusahaan logistik wajib mengajukan Izin Usaha Jasa Manajemen Transportasi. Selain itu, izin sangat penting untuk membangun kepercayaan pelanggan.

Secara ringkas dapat dikatakan bahwa bisnis logistik saat ini merupakan bidang bisnis yang sangat menjanjikan dan menjanjikan banyak keuntungan. Semoga bermanfaat.

Back to top button